Suatu ketika temanku pernah cerita kalo dia abis mahabbahi
orang . Waktu itu aku kurang begitu faham.
“ Emang Mahabbah itu yang gimana?” tanyaku
“ ya membuat orang jatuh hati sama kita,” jawabnya.
“ Hmm…. Dengan cara
apa?” tanyaku lagi
“ ada do’a – do’anya,” jawabnya
“ emang kenapa kamu sampai melakukan hal itu?” tanyaku
“ karena aku cinta banget sama dia sedang dia sama sekali ga
cinta aku.” jawabnya
Aku geleng – geleng.
Jadi mahabbah itu yang seperti itu…membuat orang lain jatuh
hati ke kita dengan do’a – do’a. bukankah itu merupakan cara yang tidak di
benarkan? Bukankah itu merupakan sihir. Aku berpikir tentang itu. Sebegitu
dalamnya cinta dia sampai harus melakukan hal – hal yang tidak di benarkan
agama.
Haruskah gara – gara cinta sampai seperti itu?
Aku jadi teringat pernah membaca e- book dari islamhouse.com
yang berjudul hal – hal yang membatalkan keislaman







